Showing posts with label tentang rafting. Show all posts
Showing posts with label tentang rafting. Show all posts

Wednesday, February 4, 2015

Batu Akik Bogowonto

Unknown
Selain menjadi tempat olah raga minat khusus Rafting teryata sungai bogowonto juga menjadi lumbung bagi beberapa batu mulia atau sering juga di sebut batu akik sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat akan minat batu akik maka batu akik bogowonto juga kian hari kian rame di cari ada beberapa jenis batu mulia yang bisa di dapatkan di purworejo seperti jesper, pancawarna, kecubung, madu, giok, cempaka atau anggur, fosil kayu, dan badarbesi tapi bukan magnet nah anda tertarik buat mengoleksi batu akik bogowonto silahkan datang ke Purworejo

Tuesday, January 6, 2015

Safety First Rafting di Sungai Bogowonto

Unknown
 
Pada bulan awal Desember dan awal bulan Januari debit sungai bogowonto mengalami peningkatan yang cukup drastis di banding pada bulan -bulan yang lain salah satu wisata minat khusus Rafting yang memanfaatkan sungai bogowonto sebagai media rafting tentunya perlu waspada di karenakan grade sungai yang biasanya antara 3-4 meningkat menjadi 4+ dengan grade 4+ ini perahu rawan sekali flip atau terbalik di jeram namun demikian kami selaku operator tunggal di Purworejo dalam upaya menjamin keamanan tamu rafting di sungai bogowonto kami dari operator bogowonto rafting menerapkan safety full ini kami lakukan walaupun hanya satu boat atau satu kapal kami menyediakan satu guide dan satu rescue dengan demikian keamanan dan kenyamanan tamu kami jamin sehingga anda tidak perlu kwawatir dengan keselamatan selama pengarungan "Lancar di Air lancar di Darat "

Wednesday, November 19, 2014

Instruksi Pengarungan (Rafting)

MbahDoyok
Patuhi instruksi dari skipper/guide untuk kenyamanan pengarungan.
Setelah anda terbiasa dengan cara memegang dayung, anda akan diberikan instruksi cara menggunakan dayung tersebut. Instruksi ini disebut paddle command. Prinsip dalam menggunakan dayung, adalah tenaga disalurkan pada kedua lengan yang menggerakkan dayung untuk mengatur dan mengarahkan gerak perahu. Arah dayungan tersebut dibantu gerakan badan; disesuaikan dengan tenaga yang diperlukan untuk mengatur dan mengarahkan gerak perahu.

Basic Paddle Technic, instruksi tentang teknik dasar mendayung, yaitu:
1) Forward (Maju)
Instruksi yang diberikan untuk dayungan maju, dilakukan oleh seluruh peserta dengan menarik blade/bilah dayung yang berada didalam air kearah belakang searah perahu. Posisi blade/bilah dayung saat menyentuh air adalah tegak lurus terhadap permukaan atau mendekati 90 derajat. Pada saat keluar dari air, dayung diarahkan sejajar dengan permukaan; berputar mendekati 90 derajat hingga bilah dayung kembali menyentuh air. Gerakan ini dilakukan berulang-ulang sampai ada instruksi lanjutan.

2) Backward (Mundur)
Instruksi yang diberikan untuk dayungan mundur, dilakukan oleh seluruh peserta dengan menarik blade/bilah dayung yang berada di dalam air ke arah depan searah perahu. Posisi blade/bilah dayung saat menyentuh air adalah sejajar dengan permukaan air. Begitu pun saat keluar dari air, dayung diarahkan sejajar dengan permukaan; berputar hingga bilah dayung kembali menyentuh air. Gerakan ini dilakukan berulang-ulang sampai ada instruksi lanjutan.

3) Turn Left (Belok Kiri)
Instruksi untuk membelokkan perahu ke arah kiri. Gerakan ini dilakukan dengan dayungan maju oleh peserta yang duduk pada perahu bagian kanan, sementara peserta pada kiri perahu stop mendayung. Jika skipper merasa perlu untuk membelokkan perahu ke kiri dengan cepat, maka posisi peserta yang duduk pada bagian kiri melakukan dayungan mundur.

Untuk memperjelas instruksi, biasanya skipper akan mengatakan “kanan-maju” dan “kiri-mundur”! Artinya, peserta yang duduk pada bagian kanan melakukan dayungan maju, sementara peserta pada bagian kiri melakukan dayungan mundur.

4) Turn Right (Belok Kanan)
Instruksi yang diberikan untuk membelokkan perahu ke arah kanan; kebalikan dari instruksi turn left (belok kiri). Gerakan ini dilakukan dengan dayungan maju oleh peserta yang duduk pada perahu bagian kiri, sementara peserta pada bagian kanan stop mendayung. Jika skipper merasa perlu membelokkan perahu ke kanan dengan cepat, posisi peserta yang duduk pada bagian kanan melakukan dayungan mundur.

Untuk memperjelas instruksi, biasanya skipper akan mengatakan “kiri-maju” dan “kanan-mundur”! Artinya, peserta yang duduk pada bagian kiri melakukan dayungan maju, sementara peserta yang duduk pada bagian kanan melakukan dayungan mundur.

5) Stop (Berhenti)
Instruksi yang diberikan untuk menghentikan dayungan; semua dayung tidak berada dalam air, digenggam dengan posisi di atas pangkuan.

di copy dari http://satriabatik.blogspot.com/

Peralatan Rafting / Arung Jeram

MbahDoyok
Penguasaan pada alat dan kelengkapan mengurangi resiko kecelakaan.
BIA adalah operator resmi pertama Rafting di Purworejo. Menawarkan wisata rafting di Sungai Bogowonto yang terkenal dengan arus derasnya. Mengajak Anda melewati jeram watu ngorok dan getek Baledono.

Jika Anda ingin mencoba olahaga arus deras seperti Rafting,  tidak ada salahnya Anda mengetahui peralatan-peralatan apa saja yang akan digunakan selama mengarungi derasnya arus sungai.

Riverboats (Perahu)
Cara duduk di perahu berbeda dengan cara duduk  biasa, yakni dengan duduk menyamping pada sisi perahu. Kaki dalam posisi kuda-kuda pada lantai perahu agar mudah dalam mengatur keseimbangan selama mengarungi sungai. Saat berada di dalam perahu, perhatikan jangan sampai ada bagian tubuh yang terlilit tali karena dapat membahayakan jika perahu terbalik. Jika tali pada perahu kendur segera beritahukan pada skipper/guide agar tidak melilit dan mengganggu saat pengarungan. Perhatikan jarak dengan pesert lain agar tidak saling mengganggu dan nyaman dalam mendayung.

Pelampung
Pelampung yang digunakan adalah pelampung dengan warna cerah agar mudah terlihat. Ketika memakai pelampung, pastikan semua tali terikat dengan kuat, jangan sampai ada yang terlalu kendor.

Setelah anda selesai memakai PFD (Personal Floating Devide) / pelampung / life jackets, lakukan gerakan berikut:

1. Pada posisi berdiri, putarkan badan anda ke kiri dan kanan. Pastikan PFD yang digunakan tidak menghambat gerak tubuh anda dan tidak mengalami pergeseran/perubahan posisi. Ini ditandai dengan letak strap tetap pada satu garis tegak lurus seperti posisi kancing kemeja. Jika terjadi pegeseran, atur kembali keeratan tali pada setiap strap. Jangan malu dan ragu untuk minta skipper/rekan membantu mengatur keeratan tali strap ini.

2. Pada posisi duduk kedua kaki diluruskan kedepan; putarkan badan anda ke kiri dan kanan lalu lakukan gerakan membungkuk. Pastikan PFD yang digunakan tidak menghambat gerak tubuh anda. Jika terjadi pegeseran, atur kembali keeratan setiap strap yang ada.

3. Masih dalam posisi duduk dan kedua kaki diluruskan ke depan, minta bantuan skipper/rekan untuk menarik/mengangkat pelampung yang anda gunakan pada bagian bahu dari arah belakang. Pastikan saat pelampung dan tubuh anda ditarik/diangkat, posisi bahu pelampung tidak melebihi batas telinga anda. Jika ya, atur kembali keeratan setiap strap yang ada.

Dayung
Setiap dayung terdiri dari tiga bagian, yaitu:
1) Pegangan, berbentuk huruf “T”, biasa disebut “T grip”.
2) Gagang, terbuat dari bahan alumunium.
3) Blade/bilah, terbuat dari bahan fiber dilapisi serat karbon yang ringan dan kuat. Namun ada pula yang terbuat dari bahan campuran plastik.

Cara memegang dayung:
Memegang dayung dalam kegiatan arung jeram mirip dengan cara memegang sapu. Yang membedakannya hanya pegangan pada bagian “T-Grip”.

Bagian ini digenggam dengan empat jari pada bagian atas T horisontal (dayung dalam posisi berdiri dan bagian bilah berada dibawah), sementara jari jempol menjepit bagian T horisontal dari bagian bawah bawah. Cara memegang ini sama untuk tangan kiri (peserta yang duduk pada bagian kanan perahu), maupun kanan (peserta yang duduk pada bagian kiri perahu).

Lengan yang lain menggenggam bagian gagang, berjarak lebih kurang sejengkal dari bilah dayung. Jangan terlalu dekat/rendah ataupun terlalu jauh/tinggi. Biasakan diri dengan cara memegang dayung ini, baik dengan tangan kanan maupun kiri. Lakukan pemanasan dengan menggunakan dayung bersama rekan-rekan anda.

Helm
Pilihlah helm sesuai dengan ukuran kepala. Pastikan tidak ada keretakan pada helm tersebut, serta semua tali dan strap masih dalam kondisi yang baik. Pakailah seperti pemakaian helm pada umumnya. Atur strap senyaman mungkin; jangan terlalu sempit atau terlalu longgar agar tidak mengganggu pandangan anda selama pengarungan. Sekali lagi, pastikan strap sudah terpasang dan pada posisi yang benar.

diolah dari http://satriabatik.blogspot.com/

Pengetahuan Rafting Untuk Pemula

MbahDoyok
Sebelum mulai mengarungi sungai, semua peserta wajib memperhatikan arahan guide.
Di era modern, rekreasi menjadi kebutuhan yang tak kalah penting dengan kebutuhan-kebutuhan pokok lain. Daya saing yang semakin tinggi baik di dalam pekerjaan maupun di sekolah, menuntut seseorang untuk memeras otak semaksimal mungkin. Dampaknya adalah, meningkatnya gejala stress baik pada usia remaja ataupun dewasa. Melihat fenomena ini, pusat-pusat rekreasi mulai menggeliat demi menyediakan solusi penyegaran otak. Salah satunya adalah rekreasi yang memancing adrenalin kita. Bayangkan, setelah sejak awal pekan kita sibuk di depan layar ataupun dokumen, kemudian pada akhir pekan kita bisa berteriak bebas mengeluarkan segala kepenatan.
Dari sekian banyak pilihan berpetaualang, rafting menyajikan sensasi tersendiri. Rafting lebih dikenal dengan arung jeram menyajikan tantangan berupa derasnya arus sungai dan bebatuan kali yang khas. Terkadang kita juga harus melewati turunan curam atau bahkan mini terjun.

Olahraga ini bisa dinikmati segala usia, mulai dari anak sekolah dasar hingga orang tua sekalipun. Biasanya setiap sungai sudah mempunyai standar grade / level yang bisa dijadikan bahan pertimbangan pemilihan jalur. Misalkan anak kecil disarankan untuk mencoba level 1 atau 2 saja.

Untuk mencoba olaharaga arus deras ini tidak dibutuhkan keahlian khusus, bahkan tidak diwajibkan untuk bisa berenang. Hanya saja, sangat disarankan agar Anda bisa memperhatikan dan mematuhi instruksi dari skipper / guide dengan seksama. - BIA